Mau Snorkeling Aman? Baca Ini!

Snorkeling Aman
Snorkeling Aman

Melihat dunia bawah laut itu asyik. Soalnya, benar-benar beda dengan yang kita lihat sehari-hari di darat. Pemandangannya indah, suasananya juga tenang dan damai. Tidak ada macet, polusi udara, juga polusi suara. Makanya tidak heran kalau banyak yang suka mengisi liburan dengan bersnorkeling. Cuma, karena “dunianya beda”, kita harus waspada kalau mau bersnorkeling. Apalagi buat yang newbie. Soalnya salah sedikit, nyawa taruhannya. Perhatikan hal-hal berikut ini supaya snorkeling aman dan nyawa selamat.

Jangan Nyewa Peralatan Snorkeling yang Tidak Standar
Jangan harga murah yang jadi pertimbangan utama saat menyewa peralatan snorkeling. Tapi, utamakan kualitas peralatan yang disewa. Pastikan peralatannya benar-benar sesuai standar. Sebab pada dasarnya snorkeling adalah olahraga air yang berbahaya. Lebih bagus, sih, kalau punya peralatan sendiri.

Pakai Selalu Pelampung
Banyak kecelakaan (bahkan yang menyebabkan kematian) yang terjadi saat snorkeling akibat tidak memakai pelampung. Biasanya yang merasa sudah lihai berenang atau sudah sering snorkeling malas, tuh, pakai pelampung. Padahal ini berbahaya. Soalnya, situasi di bawah laut tidak pernah bisa diprediksi. Kelihatannya tenang, eh, tahu-tahu muncul arus deras. Makanya, lebih baik dipakai terus pelampungnya.

Latihan Dulu
Ini terutama ditujukan untuk para pemula. Latihan dulu di kolam renang atau di pantai yang dangkal. Pelajari skill dasar snorkeling seperti cara mengolah nafas dan teknik mengambang, terus pelajari juga pengetahuan seputar kondisi lingkungan dan bahaya yang akan dihadapi saat melakukan snorkeling. Jangan buru-buru pengen langsung terjun ke spot snorkeling supaya tidak kaget dan panik nantinya. Ingat, panik sumber petaka saat snorkeling.

Jangan Tahan Nafas Terlalu Lama
Salah satu cara untuk bisa menyelam lama adalah menahan nafas. Kelihatannya keren, ya? Tapi sebaiknya jangan dilakukan. Menahan nafas terlalu lama bisa membuat paru-paru kekurangan pasokan oksigen. Akibatnya fatal, bisa meninggal kapan saja saat berada di dalam air. Kalau mau snorkeling dalam waktu lama, lebih baik berlatih pernafasan dulu, deh.

Pilih-Pilih Lokasi Snorkeling
Kalau baru pertama kali snorkeling, lebih aman memilih pantai yang berombak kecil. Kalau sudah cukup mahir dan bisa menguasai situasi pada saat snorkeling, baru mulai mengekplorasi tempat snorkeling yang lebih menantang seperti di tengah lautan. Tapi ingat, mau snorkeling di pantai yang tenang atau di tengah laut, harus tahu area mana saja yang boleh dan tidak boleh dilewati. Soalnya, bisa jadi di luar batas area, ombak lautnya sangat besar, sehingga bikin kita tidak bisa mengendalikan diri. Akibatnya, bisa tersapu ombak dan tenggelam.

Jangan Memegang Biota Laut
Memegang saja tidak boleh, apalagi menginjak. Tujuannya selain untuk menyelamatkan kehidupan mereka, di lautan memang ada beberapa hewan yang bisa membahayakan nyawa kita. Misalnya konus, ikan batu, bulu babi, ubur-ubur, ular laut, dan ikan pari.

Nah, tidak perlu takut lagi melakukan snorkeling. Asalkan snorkeling yang dilakukan aman, semua pasti berjalan lancar dan bikin happy.

author
Author: 
    Gelap-gelapan di Goa Pindul, Merinding Tapi Senang
    Menyusuri goa di siang hari saja, area di dalamnya gelap. Gimana kalau di

    Leave a reply "Mau Snorkeling Aman? Baca Ini!"